Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. (Markus 16:15-16)

Kesaksian

“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” Kis. 1:8

Berita Dan Peringatan

Dalam Topik ini, kita akan Mengetahui Tentang Berita Rohani yang sedang terjadi.

Akhir Zaman

Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu bilamanakah waktunya tiba. Markus 13:33

Doa

Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga , tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Filipi 4:6

Renungan Harian

Seringkali Kita ketika sedang Mengalami Suatu masalah, Kita Sering lupa kepada Tuhan, Kita sering lupa kalau kita Memberikan Masalah kita kepada Tuhan Yesus, Ia akan Menolong Kita.

Sabtu, 06 Februari 2016

IDENTITY CRISIS ( KRISIS IDENTITAS )

image
IDENTITY CRISIS – KRISIS IDENTITAS
Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!” Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah. (Roma 8:15-16)
Tuhan Yesus telah membayar mahal untuk kita mendapatkan status baru. Dimerdekakan dari budak dosa dan dijadikan keluarga Allah. Identitas yang ada pada kita bukanlah sesuatu yang murahan. Berubah status dari budak dosa menjadi ANAK RAJA tidak langsung bisa kita hidupi dengan konsisten. Kita butuh Roh Kudus untuk dapat menghidupinya. Iblis sangat ingin menghancurkan identitas kita sebagai ANAK RAJA, dikembalikan kepada anak dunia, hidup menurut dunia. Kita butuh Roh Kudus untuk menghancurkan penipuannya.
image
#Identitas sejati -TRUE IDENTITY
Ketika kita mengerti identitas kita sebagai anak Allah, maka kita tidak lagi akan diperhamba oleh apa yang berasal dari dunia. Sebelum kita diangkat anak oleh Tuhan, kita di bawah perbudakan. Rasa takut, rasa malu, tidak layak dan perasaan yatim-piatu adalah buah dari adanya perbudakan. Iblis menaruhkan roh perbudakan ini di dalam orang yang tidak mengenali identitasnya sebagai anak-anak Bapa di surga. Dosa yang diwariskan Adam menjadikan roh perbudakan berkuasa atas kita. Dosa mengakibatkan manusia kehilangan kemuliaaan Allah, diganti dengan kuk perbudakan. Namun Yesus datang memerdekakan kita dari dosa. Roh Kudus tinggal di dalam diri kita memerdekakan kita dari hukum dosa dan maut. Dia yang melahirkan kita kembali menurut roh, menjadikan kita ciptaan baru sebagai anak Bapa di surga.
#Waspada terhadap sabotase -BEWARE  OF SABOTAGE
image
Dalam perjalanan iman kita, keraguan dan intimidasi adalah bagian dari pengalaman yang akan kita jumpai. Iblis akan mencari kesempatan untuk menjegal iman kita. Dia mencari esempatan untuk sabotase. Salah satu senjatanya adalah: takut. Ketika semua segi kehidupan berjalan lancar akan mudah untuk mengatakan bahwa Tuhan itu baik. Kita diberkati. Pekerjaan bisnis kita lancar. Kesehatan kita baik-baik. Keuangan kita tidak kekurangan. Pelayanan berjalan lancar. Maka dengan mudah kita mengatakan: ”Puji Tuhan, Yesus baik!”
Tapi kenyataannya tidak selamanya semua berjalan lancar dan baik-baik saja. Ketika kita harus menghadapi tantangan iman, dituduh atas dasar fitnahan secara sepihak atau melewati masa proses pemurnian, sesuatu yang mulanya baik-baik saja, tiba-tiba jadi menakutkan atau membingungkan. Pada masa seperti ini, intimidasi iblis akan datang. Roh perbudakan yang pernah ada di hidup kita mencari cara untuk melontarkan tuduhan dan penghakiman. Targetnya adalah agar kita meragukan Tuhan. Ketika kita mulai mempertanyakan Tuhan, maka akibatnya kita diperbudak rasa takut.
Ketika tidak berdiri di atas identitas kita, maka kita akan mudah dibuat keropos di dalam. Sebaliknya, ketika berdiri di dalam identitas dengan pasti, tantangan ditaklukkan.
Ketika 12 orang pengintai dikirim Musa untuk mengamati tanah Kanaan yang sudah Tuhan serahkan, 10 orang dari mereka kandas dalam ketakutan melihat raksasa yang ada (Bilangan 13:32-33).
Ketakutan orang-orang ini mengkhamiri seluruh umat. Akibatnya seluruh umat Israel yang keluar dari Mesir menangis ketakutan. Mereka bersungut-sungut dan menuduh Tuhan. Mereka mati secara tragis di padang gurun, ganti dari masuk ke dalam tanah perjanjian.
Gideon bersembunyi dari musuh ketika tidak tahu identitas dirinya. Namun bangkit dalam keberanian ketika menyadari identitasnya yang baru sebagai pahlawan (Hakim-hakim 6:2, 12).
Keyakinan akan identitasnya membuat Gideon menaklukkan ribuan musuh yang sudah bertahun-tahun menjajahnya hanya dengan 300 orang pasukan (Hakim-Hakim 7:20-22).
image
Yusuf tidak pernah meragukan identitasnya sebagai seorang yang telah dipilih Tuhan untuk menjadi raja muda. Melewati masa sulit, ketika dijual jadi budak di negeri asing dia tetap bersemangat, sehingga dipromosi di rumah Potifar. Saat difitnah secara keji sehingga harus dijebloskan ke penjara tanpa kepastian kapan akan keluar, dia tidak kehilangan identitas. Dia tetap penuh semangat, sehingga kepala penjara mempercayakan seluruh pekerjaan kepada Yusuf. Keyakinan akan identitas membuat Yusuf berani menghadapi masa sulit dan gelap (Kejadian 39). Dia keluar sebagai pemenang yang gemilang.
Daud tahu persis identitasnya sebagai seorang pilihan yang diurapi Tuhan. Saat raja Saul dan seluruh Israel ketakutan terhadap Goliat, dia penuh keberanian untuk memenggal kepala orang Filistin itu (1 Samuel 17:46)
image
#Penglihatan Heidi Baker
Suatu hari Heidi Baker, seorang misionaris Mozambiq menerima penglihatan dari Tuhan. Ini mengenai identitas. Tuhan menunjukkan ada suatu meja perjamuan yang besar, muat untuk sangat banyak orang. Penuh dengan jamuan yang berlimpah. Ternyata dari orang-orang yang diundang dia memperhatikan ada dua perilaku ganjil yang muncul dari orang-orang yang tidak mengenal identitas dirinya dalam Tuhan.
Orang itu datang membawa identitas lama sebagai orang miskin, lalu mengambil makanan dengan menumpukkan sebanyak-banyaknya di piring, apa yang dia rasa jarang dia dapat. Sampai akibatnya sakit karena makan terlalu banyak. “Takut” tidak akan mendapat kesempatan lagi makan makanan semacam itu, maka dia habisi sebanyak mungkin. Tipe yang kedua, digambarkan sebagai orang yang datang dengan takut-takut. Rasa tidak layak. Lalu dengan sembunyi-sembunyi hanya ambil remah-remahnya saja. Setelah itu lari sembunyi memakannya, takut dilihat oleh yang lain.
image
Dua gambaran tadi ternyata adalah mereka yang tidak mengenali identitasnya sebagai orang yang sudah diangkat jadi anak oleh Bapa. Keduanya adalah manifestasi tidak memiliki rasa aman. Dia memaksakan untuk mengambil hanya bagi dirinya, dan menjaga agar tidak ada yang mengurangi porsi yang dia bisa raup, atau sebaliknya, contoh yang kedua, merasa tidak layak untuk mengambil apa yang disediakan saja tidak berani. Dia sudah menghukum diri dengan hanya memilih remah, tidak punya keberanian untuk mendapatkan apa yang sudah Bapa sediakan. Dia menarik diri, dia bersembunyi, dan cari kesempatan mencuri ketika dirasa tidak ada yang memperhatikan. Ini adalah mental budak, bukan mental anak Raja.
Inilah gambaran yang terjadi dengan banyak orang Kristen di hadapan Bapa secara rohani. Dalam kenyataan pelayanannya, Heidi Baker banyak mengadopsi anak-anak jalanan yang terbuang dan dianggap sampah. Setelah diadopsi, mereka masih suka mencuri dan penuh rasa curiga. Hal ini adalah karena mereka tidak mengenali identitas mereka yang baru. Walaupun sudah dibawa ke dalam “rumah yang baru” bersama pelayanan Heidi,mereka masih dikuasai roh yatim dan roh kemiskinan. Mereka tidak mengenali identitas mereka.
Pesan firman, masuklah dan melangkah ke dalam Kerajaan Terang. Miliki identitas baru di dalam Kerajaan-Nya. Kenali dirimu sebagai orang yang sudah diangkat jadi anak-anak Bapa, anak-anak Raja.
1 Yohanes 3:1, “Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut sebagai anak-anak Allah,…”
Ketika mengenal identitas dan posisi kita di dalam Kerajaan-Nya, ternyata selalu tersedia cukup dari Bapa untuk kita, karena Yesus telah mati bagi kita membayar hal itu. Kelimpahan yang Tuhan sediakan, menjadi kesadaran baru untuk layak diterima dari Bapa. Ketika mengenal identitas dan otoritas yang Dia berikan, tidak menjadi takut atau tersinggung ketika harus direndahkan. Ketika berada di tempat rendah, tetap menyadari kasih bapa dan identitas anak Raja. Yesus mencuci kaki dari murid-muridnya dengan hati yang penuh rasa aman, tidak mempertahankan harga diri-Nya. Kita akan semakin mengenal hati Tuhan dan Kerajaan-Nya ketika dibawa ke tempat rendah bersama-Nya.
image
#Mengenakan Firman
Identitas kita terpelihara ketika kita senantiasa mengenakan firman Tuhan. Tuhan katakan dalam Yesaya 41:10, “Janganlah takut sebab Aku menyertai engkau, Janganlah bimbang sebab Aku ini Allahmu, Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau, Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.”
Dalam setiap keadaan, kenakan firman-Nya yang memastikan penyertaan dan pertolongan-Nya. Dia akan menunjukkan tangan kanan-Nya yang memberi kemenangan. Sebagai anak Allah, kita harus melihat diri kita seperti yang diungkapkan firman tentang diri kita. Kita menyebut siapa diri kita, dan bagaimana kita, seperti yang firman katakan.
Kitab Roma 8:11-16 mengungkapkan apa yang Roh Allah kerjakan mengokohkan kita sebagai anak-anak-Nya:
“Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu. Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, tetapi bukan kepada daging, supaya hidup menurut daging. Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.
Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!” Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.
image
#Roh Kudus menjadikan kita Anak Allah
Kita diubah dari status budak, jadi putra dan putri Kerajaan Allah. Sebelum menjadi anak Allah, kita dikuasai roh perbudakan karena dosa. Kita tidak berada di bawah tudung kemuliaan Allah. Kita merasa tidak layak, dan tidak punya keyakinan akan jaminan Allah. Kita merasa tidak berdaya, dikungkung oleh keterbatasan alami. Sebagai anak-Nya, kita dibebaskan dari rasa takut, memiliki kepastian memanggil-Nya Bapa. Sebagai anak-anak Allah, harus terus memutuskan untuk hidup dipimpin oleh Roh Allah. Ini adalah pilihan. Sebagai anak-anak Allah, maka gaya hidup kita adalah mengikuti tuntunan Roh Kudus, artinya selalu hidup dipimpin Roh Kudus.
Kehormatan hak waris sebagai Anak Raja
“Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia. Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.” (Roma 8:17-18)
“Apabila Kristus yang adalah hidup kita menyatakan diri kelak, kamupun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.” (Kolose 3:4)
Sebagai anak-anak Raja segala raja kita menjadi orang yang diberi hak menerima warisan. Diberi hak menerima apa yang dijanjikan-Nya. Ada jaminan bahwa janji-Nya pasti akan diwujudkan. Dan kita dipersiapkan serta dilayakan untuk dipermuliakan bersama Yesus pada saat kedatangan-Nya yang kedua kali.
Yesus segera datang ! Siapkan diri dan hidupi identitas yang benar supaya layak di hadapan-Nya.
Berjaga-jagalah… REMEMBER YOUR IDENTITY ! SONS AND DAUGTHERS OF GOD ALMIGHTY…
image

Jumat, 15 Januari 2016

Mengapa Dunia Membenci Kristen

Pharisees
Mengapa Dunia Membenci Kristen
Yesus berkata kepada murid-muridNya, “Aku telah memilih kamu, dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah.” Dia lalu dengan cepat menambahkan kata-kata hikmat: “Dan buahmu itu harus tetap” (Yohanes 15:16).
Kata-kata Kristus di sini berlaku untuk semua murid-Nya, di setiap zaman. Dia mengatakan kepada kita, pada intinya, “Pastikan bahwa buahmu akan bertahan hingga hari penghakiman.”
Kata “buah” berarti melakukan pekerjaan dan pelayanan Kristus di bumi. Sebagai orang percaya, saya dipilih dan ditetapkan untuk pergi ke seluruh dunia dan memberitakan Injil Kristus. Selain itu, sebagai pewarta Injil, saya dipanggil untuk menjadikan dan melatih murid-murid sejati.
Sekarang ini ada hal semacam pertobatan yang salah. Yesus memperingatkan orang-orang Farisi, “Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi! Hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu mengarungi lautan dan menjelajah daratan untuk mentobatkan satu orang saja menjadi penganut agamamu dan sesudah ia bertobat, kamu menjadikan dia orang neraka, yang dua kali lebih jahat daripada kamu sendiri”(Matius 23:15).
Ini adalah kata-kata yang keras, tetapi datang dari Tuhan sendiri. Dan Yesus mengarahkan kata-kata tersebut kepada penganut agama Yahudi yang tekun. Mereka adalah sarjana Alkitab, orang-orang yang tahu Kitab Suci.
Anda mungkin bertanya-tanya, “Bagaimana mungkin apa yang dikatakan Yesus di sini mungkin? Bagaimana orang-orang yang mencari pertobatan dapat tersesat dalam kondisi yang lebih buruk?”
Yesus menjawabnya. Ketika ia berteriak, “Kemunafikan!” Ia menyatakan kepada orang-orang Farisi, “buahmu adalah jahat.” Dan Dia memperingatkan mereka, “Kamu akan menerima hukuman yang lebih berat” (23:14).
Orang-orang Farisi yang Yesus tujukan lebih peduli dengan jumlah daripada melihat sebuah karya perubahan sejati yang berlangsung di hati orang. Yesus berkata kepada mereka, yang sebenarnya:
“Kamu menutup surga untuk sebutanmu ‘bertobat.” Dan itu terjadi karena kamu tidak mempunyai firman dari Tuhan dalam hidupmu sendiri. Kamu berusaha melayani dengan hebat dalam rencana membuat orang bertobat. Namun, sebenarnya, kamu menutup surga untuk orang-orang yang kamu jangkau. ”
Kristus membenci kemunafikan pemimpin gereja yang lebih peduli tentang jumlah kepala daripada pertobatan sejati.
Tragisnya, kita melihat spirit yang sama yang menggerakkan terlalu banyak dalam gereja sekarang ini. Aku ingin tahu apakah Yesus akan mengatakan sesuatu yang sama kepada para gembala yang bertanggung jawab atas rumah Tuhan:
“Kamu menjelajahi lautan dan daratan untuk konsep baru, ide-ide, program-program. Dan semuanya untuk menarik orang masuk dalam gerejamu. Kamu telah terkena gigitan kemunafikan jumlah. Kamu mengukur keberhasilan dengan berapa banyak orang yang mengisi kursi gerejamu.”
Saya beritahu Anda bahwa tidak semua orang di gereja kami yang menyebut dirinya seorang Kristen adalah benar-benar orang bertobat, orang percaya yang diselamatkan. Pada saat yang sama, saya dapat meyakinkan Anda bahwa jika ada orang yang datang ke sini dan akhirnya menjadi anak neraka yang dua kali lebih jahat, bukan karena apa yang mereka dengar dari mimbar. Bukan karena pesan Injil tidak lengkap. Tidak, itu karena mereka menolak dinyatakan berdosa oleh kebenaran Roh Kudus.
Di mana Yohanes Pembaptis zaman sekarang?
Saya bertanya padamu: Dimana gembala yang tidak akan melunakkan pesan mereka untuk orang-orang tinggi dan berkuasa? Dimana pengkhotbah-pengkhotbah yang begitu berserah kepada Kristus, memberitakan pesan yang sama ke raja-raja seperti yang dilakukan terhadap orang miskin dan terhina?
Saya gemetar berpikir bahwa hal itu mungkin bagi saya, atau penginjil lainnya, untuk menutup surga dan menyebabkan “mereka yang bertobat” menjadi anak-anak neraka yang dua kali lipat lebih jahat dari neraka. Namun itu terjadi hari ini, semua karena beberapa penginjil/pendeta butuh dicintai dan dipuji oleh orang lain. Mereka menodai kebenaran agar dapat diterima oleh dunia.
Yesus membicarakan hal ini. Dia memanggil murid-murid-Nya sekalian, dan “di hadapan” dari semua orang, ia memberikan teguran pedas untuk para ahli Taurat:
“Waspadalah terhadap ahli-ahli Taurat, yang suka berjalan-jalan memakai jubah panjang, dan suka menerima penghormatan di pasar, yang suka duduk di tempat terdepan dalam rumah ibadat dan di tempat terhormat dalam perjamuan” (Lukas 20:46).
berjagajaga.wordpress.com
Singkatnya, Ia mengatakan kepada orang-orang, “Waspadalah terhadap gembala yang menyukai pujian dari manusia. Waspadalah terhadap ahli-ahli Taurat yang mencari perhatian dan pujian dari orang-orang. Hati-hati terhadap para pemimpin gereja yang ingin mendapatkan penerimaan dari masyarakat.”
Sebuah gereja yang diterima dan disetujui oleh dunia adalah sebuah oxymoron, sebuah kontradiksi/bertolak belakang. Sebuah kemustahilan. Menurut Yesus, setiap gereja yang dicintai oleh dunia adalah dari dunia, dan bukan dari Kristus:
“Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu” (Yohanes 15:19).
Hidup saya telah sangat dipengaruhi oleh tulisan-tulisan George Bowen, seorang misionaris Presbyterian yang melayani di India dari 1838 ke 1879. Bowen melepaskan semua bantuan pelayanan untuk pindah ke sebuah perkampungan kumuh dan hidup sebagai penduduk asli di sana. Dia menjalani kehidupan yang sangat sederhana, mendekati kemiskinan. Namun karena pilihan itu, ia meninggalkan kesaksian tentang kekuatan sebenarnya hidup di dalam Kristus.
Orang yang saleh ini memperingatkan tentang kedatangan antikristus. Dia mengidentifikasi roh antikristus ini sebagai “spirit masyarakat modern.” Menurut Bowen, spirit antikristus ini akan menyusup ke gereja Protestan dengan pola pikir, metode dan moral dari masyarakat yang lebih besar.
Spirit antikristus akan terus mempengaruhi sampai masyarakat dan gereja tidak bisa dibedakan. Seiring waktu, dunia akan kehilangan kebenciannya terhadap gereja Kristus dan orang beriman. Ini akan menghentikan penganiayaan, serta gereja akan dicintai dan diterima oleh dunia. Ketika itu terjadi, Bowen menulis, roh antikristus ini telah merebut kekuasaan itu.
Beberapa bulan yang lalu, sebagai pintu ke Irak yang hendak dibuka untuk organisasi bantuan Kristen, New York Times memuat artikel yang menghina. Itulah yang diperkirakan dari sebuah liberalis, pers duniawi. Mereka mungkin salut dengan distribusi makanan di Irak, tetapi tentu saja tidak dengan pemberitaan Kristus.
Namun sebuah artikel yang mengutip seorang evangelis, yang kritis terhadap seluruh upaya tersebut, dia mencela habis-habisan dan mengatakan gereja seharusnya mengurus urusannya sendiri. Pendeta ini sebenarnya malu kalau gereja akan melakukan penginjilan. Itu adalah pola pikir duniawi!
Semakin dekat kita kepada misi Kristus – untuk memberitakan Injil yang telah ditetapkanNya – semakin kita akan dibenci dan dihina oleh dunia.
Kita akan menemukan musuh di mana-mana – orang yang menentang kita dalam pekerjaan kita, di lingkungan kita, bahkan di beberapa gereja – karena kita memenuhi misi Kristus.
Sekali lagi Yesus memperingatkan, “Celakalah kamu, jika semua orang memuji kamu! Karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan nabi-nabi palsu “(Lukas 06:26). Biarkan saya bertanya: apakah dunia memuji kamu? Apakah kamu tamu kehormatan? Apakah kamu diberikan pujian yang tinggi di acara-acara duniawi? Apakah kamu secara politis benar dalam interaksi Anda? Apakah walikota, pejabat dan orang terkenal nyaman dengan keberadaan kamu? dengarlah kata-kata Yesus kepadamu: “Ada sesuatu yang salah tentang kesaksian Anda.”
Yesus sendiri membuatnya jelas: jika ada gereja yang bergerak dalam kuasa Roh Kudus dan memenuhi misinya seperti yang diperintahkanNya, gereja itu akan dibenci dan dianiaya oleh dunia. Seperti Paulus, pendeta akan dianggap seperti sampah dunia. Dan gereja akan dibenci oleh para politisi dan pemimpin duniawi dalam masyarakat. Hal ini juga akan dibenci oleh kaum homoseksual, pelaku pornografi, dan kebanyakan dari semua pemimpin agama yang murtad yang secara rohani telah mati.
Namun, Yesus mengatakan kepada gereja:
“Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu. “(Matius 5: 10-12).
Mengapa dunia membenci gereja yang benar, pendetanya dan jemaatnya?
Seorang Kristen sejati penuh kasih, damai, pemaaf dan peduli. Orang yang mentaati kata-kata Yesus, rela berkorban, lemah lembut dan baik hati.
Sekarang, kebijaksanaan awam mengatakan tidak wajar untuk membenci orang yang mengasihi kamu, memberkati kamu dan berdoa untuk kamu. Sebaliknya, orang hanya membenci mereka yang menganiaya, merampok dan mengutuk mereka. Jadi, mengapa orang Kristen begitu dibenci?
Yesus berkata sederhana, “Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku daripada kamu …. Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu “(Yohanes 15:18, 20). Mengapa demikian?
Gereja, dan setiap pendeta dan jemaat di dalamnya, dibenci karena misinya. Anda lihat, misi kita adalah lebih dari sekedar memberitahu orang-orang terhilang, bahwa “Yesus mengasihi Anda.” Lebih daripada mencoba untuk mengakomodasi dan menyenangkan orang.
Anda mungkin terkejut jika saya mengingatkan Anda tentang apa misi kami. Sederhananya, misi kami sebagai orang Kristen adalah untuk mengambil kembali dari orang-orang fasik apa yang paling berharga bagi mereka: pembenaran diri. Untuk membawa mereka ke dalam kemerdekaan yang mereka pikir adalah perhambaan. Hal ini untuk memisahkan mereka dari dosa-dosa yag mencelakakan, sebuah berkat yang mereka lihat seperti hanya berakhir dalam kebosanan dan kesedihan.
Hal yang paling berharga bagi orang duniawi adalah pembenaran diri. Pikirkan tentang hal ini: ia telah menghabiskan seluruh hidupnya membentuk opini yang baik tentang dirinya. Dia membangun sebuah pujaan untuk pekerjaannya yang baik. Dia memuji dirinya sendiri bahwa dia benar-benar baik hati dan baik kepada orang lain. Sederhananya, dia membangun Menara Babelnya sendiri, sebuah monumen untuk kebaikannya sendiri. Dia yakin bahwa dia cukup baik untuk surga, dan terlalu baik untuk neraka.
Orang fasik ini telah bertahun-tahun menghancurkan hati nuraninya dan menghanguskannya. Dia telah mengajar dirinya sendiri untuk menghilangkan setiap suara kebenaran yang datang kepadanya. Dan sekarang dia menikmati perdamaian palsu. Dia telah begitu tertipu, ia benar-benar percaya Tuhan mengagumi dia!
Dan sekarang, ketika dia baru saja menutup suara hati nuraninya, Anda, seorang Kristen, datang. Dan kebenaran yang Anda bawakan berbicara lebih keras daripada hati nuraninya yang sudah mati: “Kecuali Anda dilahirkan kembali, Anda tidak bisa masuk ke dalam Kerajaan Sorga.”
Tiba-tiba, Anda adalah ancaman dalam pikiran orang ini. Anda seseorang yang ingin mencabut keyakinan bahwa semuanya baik-baik dengan jiwanya. Selama ini, ia telah berpikir bahwa dia baik-baik saja. Tapi sekarang Anda mengatakan kepadanya bahwa semua perbuatannya yang baik itu seperti kain kotor.
Aku berkata kepadamu, orang ini tidak melihat Anda sebagai seseorang yang membawa kabar baik. Tidak, di matanya Anda seorang penyiksa, seseorang yang membawa pergi damai tidurnya di malam hari.
Ada jutaan jenis orang, dan banyak dari mereka yang mengisi bangku gereja setiap hari Minggu.
Orang-orang seperti mereka berpikir bahwa mereka ada dalam rahmat Allah yang baik hanya karena mereka muncul di gereja. Namun mereka telah menciptakan konsep mereka sendiri tentang Kristus. Kristus mereka adalah seseorang yang sama seperti diri mereka. Dan Kristus mereka tidak dibentuk oleh Firman Allah, tetapi oleh kebutaan mereka sendiri.
Sekarang Anda datang dan memberitahu mereka bahwa tanpa pertobatan dan perubahan hidup yang benar, mereka pemberontak. Anda memberitahu mereka, bahwa integritas yang dibuat sendiri adalah sebuah kekejian bagi Tuhan. Dan, bukannya berada dalam kasih Allah, mereka akan ada dalam murka-Nya jika mereka terus berdosa.
Anda datang memberitakan darah Kristus, kelahiran baru, pemisahan dari dunia, berjalan dalam kepatuhan dan ketaatan. Namun Anda mengatakan semua ini kepada orang-orang yang yakin mereka tidak membutuhkan apa-apa. Mereka tidak bisa memahami bagaimana perubahan tersebut mungkin dapat membawa kedamaian dan kebahagiaan. Bagi mereka, itu terdengar seperti kering, padang gurun kosong.
Beberapa pendeta yang membaca ini mungkin keberatan, “Itu bukan misi saya sama sekali. Saya tidak akan pernah sekonfrontatif itu. “Orang lain mungkin mengklaim,” Saya dipanggil untuk membawa Injil kasih dan anugerah. Karena itu, saya membawakan hal yang tidak kontroversial.
Saya tidak dapat berbicara untuk pendeta lainnya; Saya hanya bisa berbicara apa yang saya tahu. Dan selama lima puluh tahun sekarang, saya sudah beritakan kepada beberapa yang paling sulit, orang-orang berdosa yang paling jahat di bumi: pecandu narkoba, pecandu alkohol, pelacur. Namun saya katakan, orang-orang berdosa ini lebih bisa menerima kebenaran Injil daripada mereka yang duduk di bangku gereja dan dibutakan dengan kondisi mereka.
Ribuan yang disebut orang percaya di seluruh Amerika lebih keras dari siapa pun yang ada di jalanan. Tidak ada ramah tamah, perkataan lembut, Injil setengah-benar yang akan merobohkan dinding kejahatan mereka.
Saulus dari Tarsus itu adalah seorang religius yang keras. Seorang Farisi di antara orang-orang Farisi, seorang tokoh yang tegak di masyarakat yang sangat religius, Saul memiliki itu semua. Jadi, Apakah Yesus datang kepada orang ini untuk jajak pendapat, bertanya apa yang ia ingin lihat dalam pelayanan rumah ibadat?
Tidak! Saulus rebah ke tanah oleh cahaya menyilaukan, pancaran penuh cahaya kehadiran Kristus. Yang menembus, pertemuan konfrontatif yang membuka hati Paulus, menyingkapkan dosanya.
Sebagai Penginjil Kristus, saya melakukan hal yang sama. Ini urusan saya untuk meyakinkan pria dan wanita akan dosa mereka. Aku memperingatkan mereka akan bahaya yang menanti mereka jika mereka terus dengan cara mereka. Tidak ada pujian, atau cara yang halus, atau membuat mereka menyukaiku yang akan mengubah kondisi mereka.
Dalam istilah sederhana, saya dipanggil untuk memimpin orang-orang untuk meninggalkan segalanya dan mengikuti Kristus yang mereka dapati tidak menarik. Hanya Roh Kudus dalam diri saya yang dapat mengerjakan itu.
Jangan keliru dengan apa yang saya katakan di sini. Saya memberitakan rahmat, anugerah dan kasih Kristus kepada semua orang. Dan saya melakukannya dengan air mata. Tapi satu-satunya cara untuk menembus dinding yang dibangun oleh orang-orang yang keras adalah ledakan kehadiran Yesus. Dan itu harus keluar dari mulut yang penuh penyesalan, pendeta dan jemaat yang berdoa.
Yesus berkata, “Aku telah memilih kamu dari dunia ini” (Yohanes 15:19).
Ayat ini mengena di hati yang sebabnya kita dibenci. Ketika kita diselamatkan, kita “keluar dari dunia.” Dan kita menerima misi kita dan bersikeras agar orang lain juga “keluar dari dunia.”
“Kamu bukan dari dunia … karena itu dunia membenci kamu” (Yohanes 15:19). Kristus mengatakan, intinya, “Dunia membenci kamu karena Aku memanggilmu keluar dari kondisimu. Dan itu berarti Aku memanggilmu keluar dari persekutuan mereka (dunia). Namun, Aku tidak hanya memanggilmu keluar. Kemudian Aku mengirim kamu untuk memanggil semua yang lain keluar.”
Semangat antikristus Protestan bekerja untuk mencegah pemisahan orang Kristen dari dunia ini. Dan membuatnya tampak mungkin bagi orang percaya untuk tinggal dalam ‘dunia’ namun masih menganggap diri mereka sebagai orang Kristen.
Anda mungkin bertanya, “Apa sebenarnya yang Yesus maksudkan ketika Ia mengatakan ‘dunia’?
Dia tidak hanya berbicara tentang hawa nafsu kefasikan, gila kesenangan, pornografi atau perzinahan. Tidak, “dunia” yang Kristus maksud mengacu bukan pada daftar tindak kejahatan. Itu hanya sebagiannya saja. Banyak Muslim telah “keluar” dari semua hal ini dengan kemauan dan takut akan kehancuran.
“Dunia” yang Yesus bicarakan adalah keengganan untuk menyerah kepada kekuasaan-Nya. Singkatnya, keduniawian adalah setiap usaha untuk mengabungkan Kristus dengan kehendak diri.
Anda lihat, ketika kita menyerah kepada Kekuasaan Kristus, kita bersatu dengan Yesus. Dan kita dipimpin oleh Roh Kudus, langkah demi langkah, berjalan dalam kemurnian dan kebenaran. Kita mulai menghargai teguran yang saleh.
Tidak seorangpun yang bisa datang di bawah kuasa Kristus sampai ia menghadapi tuntutan Salib.
Saya menyadari kebenaran ini setiap kali saya berdiri untuk berkhotbah. Ketika saya menatap dari mimbar ke jemaat kami, tersebar di antara orang-orang percaya yang setia, saya bertemu dengan orang tidak percaya yang baru pertama kali datang setiap minggu. Beberapa adalah pengusaha yang sukses, pekerja keras. Lainnya berasal dari semua jenis kalangan. Namun semua penuh dengan dosa rahasia. Orang-orang ini hidup sesuka mereka, tidak di bawah otoritas spiritual. Tapi mereka kosong dan kecewa. Mereka telah menjadi bosan dengan mengejar kesenangan yang tidak pernah terpuaskan.
Saya bisa berkhotbah kepada mereka segala macam khotbah tentang prinsip-prinsip dan aturan perilaku, atau bagaimana mengatasi stres, atau bagaimana menghadapi rasa takut dan rasa bersalah. Tapi tak satu pun dari jenis khotbah tersebut dapat membuat siapa pun “keluar dari dunia.” Itu tidak mengubah hati siapa pun.
Saya hanya perlu memberitahu orang yang tidak percaya itu bahwa kehendak dirinya, kepercayaan dirinya dan pergumulan keras kepala untuk melakukan segala sesuatu dengan caranya sendiri akan menghancurkannya. Dan pada akhirnya, itu akan membawa dia pada siksaan yang tak habis-habisnya.
Jika saya tidak memberinya pesan ini, maka saya telah selamanya menutup surga baginya. Dan saya telah membuatnya menjadi anak yang dua kali lebih jahat dari neraka. Kondisinya akan lebih buruk daripada sebelum ia datang ke gereja kami.
Saya harus berhadapan dengannya dan memberitakan tentang Yesus yang disalibkan untuk kebebasannya. Saya harus menunjukkan kepadanya bahwa ia harus keluar dari kekeliruan tentang kebaikan diri. Saya harus memberitahu dia bahwa tidak ada cara damai dalam kehidupan ini kecuali melalui penyerahan penuh kepada Raja Yesus.
Seandainya tidak, saya telah menipu orang ini. Dan saya sudah melakukan dosa yang mengerikan dari rasa bangga terburuk seandainya: Saya telah menganggap dia seorang yang telah “bertobat” untuk membuat diriku terlihat baik. Sekali-kali tidak!
Sebagai seorang penginjil Yesus Kristus, saya berkewajiban untuk berbicara tentang kebenaranNya kepada semua orang yang benar-benar bertobat: “Kamu akan dibenci dan dianiaya mulai dari sekarang.”
Yesus pernah berpaling ke beberapa saudara duniaNya dan berkata, “Dunia tidak dapat membenci kamu” (Yohanes 7: 7).
Dengan kata-kata mengerikan, Yesus memberi kita ujian kelayakan dari gereja yang benar dan murid sejati. Saya ingin tahu berapa banyak gereja dan orang Kristen yang kata-kata ini mungkin diucapkan kepada mereka hari ini: “Dunia tidak dapat membenci kamu.”
Kristus mengatakan, pada dasarnya, “Kamu telah membawa dunia ke dalam gereja – kamu sudah melemahkan InjilKu – karenanya dunia merangkulmu. Kamu telah menjadi teman bagi dunia. “Yakobus memperingatkan kita dalam suratnya:”Persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah … jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah”(Yakobus 4: 4).
Tentu saja, Yesus adalah teman bagi politisi dan orang-orang berdosa. Tetapi juga tertulis bahwa Ia “terpisah dari orang-orang berdosa” (Ibrani 7:26). Ia melayani orang-orang berdosa, namun sebagai salah satu penundukan kepada Bapa-Nya. Seperti Dia, kita dipanggil ke dunia, tetapi bukan dari dunia.
“Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu: … Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu” (Yohanes 15:20). Anda tidak perlu mencari penganiayaan. Ia tidak akan datang karena kinerja Anda, atau ras Anda, atau penampilan Anda. Tidak, ia akan datang hanya karena Anda menjadikan Kristus Tuhan Anda.
Tuhan mengampuni setiap orang Kristen yang tidak dibenci dunia. Dan Allah membantu politisi yang membela Kristus; dunia akan membencinya dan mengutuknya.
Sekarang mari saya berikan kata-kata semangat. Meskipun dunia membenci dan menganiaya murid-murid Kristus yang sejati, kita menemukan cinta kasih tumbuh dan kasih sayang yang suci di antara anggota gerejaNya. Memang, yang yang menyebabkan dunia membenci kita menjadikan saudara dan saudari kita yang benar merangkul kita semua lebih lagi.
Hari-hari ke depan, cinta kasih di dalam rumah Allah akan menjadi lebih berharga. Kita akan dibenci oleh seluruh dunia, diejek oleh media, diejek oleh Hollywood, diejek oleh rekan kerja, menjadi bahan tertawaan masyarakat. Tapi ketika kita datang ke rumah Allah, kita akan memasuki tempat dengan kasih yang luar biasa, kita saling mengasihi seperti Kristus mengasihi kita.
Tidak peduli penganiayaan apa yang kita hadapi. Kita akan diterima dengan kata-kata: “Selamat kembali ke rumah, saudaraku, selamat datang di rumah, saudariku. Di sinilah Anda dikasihi. “Kita akan dibangun kembali, untuk memberitakan keluar, sebagai perintah dari Tuhan, dengan Injil sejatiNya.
berjagajaga.wordpress.com
berjagajaga.wordpress.com

Dosa Atau Tindakan Bodoh ? Sin or Self Stupidity ?

Dosa Atau Tindakan Bodoh ?  Sin or Self Stupidity ?
image
Apakah perbedaan antara dosa  ( Sin ) dan tindakan bodoh ( Self Stupidity ) ?
1 RAJA-RAJA 13 : 1 – 2 — “ Sedang Yerobeam berdiri di atas mezbah itu sambil membakar korban, maka atas perintah TUHAN datanglah seorang abdi ALLAH dari Yehuda ke Betel. Lalu atas perintah TUHAN berserulah orang itu terhadap mezbah itu, katanya: “Hai mezbah, hai mezbah! Beginilah Firman TUHAN: Bahwasanya seorang anak akan lahir pada keluarga Daud, Yosia namanya; ia akan menyembelih di atasmu imam-imam bukit pengorbanan yang membakar korban di atasmu, juga tulang-tulang manusia akan dibakar di atasmu.”
Peristiwa yang menyebut nama Yosia dalam ayat di atas ini terjadi jauh hari sebelum Yosia lahir. Saat itu yang memegang tampuk pemerintahan adalah raja Yerobeam, raja yang hidupnya tidak berkenan di mata TUHAN. TUHAN mengutus seorang nabi (tidak disebutkan nama nabi itu) untuk berbicara dengan Yerobeam. Nabi itu menubuatkan bahwa akan lahir seorang dari keturunan Daud yang bernama Yosia. Nubuat ini mengungkapkan dengan detil tentang orang yang dinubuatkan dan apa yang akan dilakukannya.
Jika seorang peramal dapat mengatakan apa yang akan terjadi pada seseorang minggu depan, TUHAN dapat mengetahui apa yang dilakukan seseorang 340 tahun kemudian !!! Bahkan TUHAN menyebutkan nama orang itu. Karena itu, jangan kita kagum kepada kuasa gelap.
2 RAJA-RAJA 22 : 1 – 2 — “ Yosia berumur delapan tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga puluh satu tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Yedida binti Adaya, dari Bozkat. Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN dan hidup sama seperti Daud, bapa leluhurnya, dan tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri.”
Yosia benar-benar lahir 340 tahun kemudian, tepat seperti yang sudah dinubuatkan. Ini adalah bukti bahwa TUHAN kita adalah ALLAH yang Mahatahu. Saat berumur 8 tahun, Yosia sudah melakukan apa yang benar di mata TUHAN dan tekun beribadah; hidupnya benar-benar seperti yang sudah TUHAN rencanakan.
Faktor penting Yosia mampu menjadi raja yang beriman adalah ia mendapat pengaruh kuat dari Yedida, ibunya. Arti nama Yedida adalah darling atau orang yang mampu mengasihi. Biasanya dalam silsilah raja, nama ayah yang lebih ditonjolkan atau disebutkan. Namun, dalam silsilah Yosia, nama Yedida justru yang disebutkan. Ini bukti Yedida mempunyai pengaruh yang kuat, sebab iman anak terbentuk tergantung dari bagaimana orangtua mendidiknya. Yedida mampu mendidik Yosia dengan baik dan benar sehingga berhasil menjadi raja yang beriman.
Tindakan Yedida perlu kita jadikan contoh hidup sehari-hari kita sebagai orangtua. Kita perlu menyiapkan anak-anak supaya berhasil dengan cara mengasihi dan mendidiknya dengan baik dan benar sehingga hidupnya sesuai dengan rencana TUHAN seperti Yosia.
Yosia berusia 8 tahun pada waktu diangkat menjadi raja dan memerintah selama 31 tahun, berarti ia meninggal pada usia 39 tahun.
Mengapa Yosia meninggal di usia yang sangat muda ?
Apakah ini bagian dari rencana TUHAN ? Dan sering kali muncul pertanyaan dalam pikiran kita apakah Yosia mati karena dosanya, dan apakah Yosia masuk Sorga ?
2 RAJA-RAJA 23 : 25 — “ Sebelum dia tidak ada raja seperti dia yang berbalik kepada TUHAN dengan segenap hatinya, dengan segenap jiwanya dan dengan segenap kekuatannya, sesuai dengan segala Taurat Musa; dan sesudah dia tidak ada bangkit lagi yang seperti dia.”
Ayat di atas membuktikan bahwa Yosia masuk Sorga, sebab ayat ini merupakan suatu pujian bagi Yosia yang menuliskan sebelum Yosia tidak ada raja yang pertobatannya seperti Yosia, dan sesudah Yosia tidak ada lagi raja yang seperti dia. Dapat dikatakan, Yosia mempunyai iman yang terbesar sesudah Daud, karena Yosia selalu menuruti Taurat Musa.
Nabi Yeremia juga memberikan bukti di dalam 2 Tawarikh 35 : 25 – 27 — “ Yeremia membuat suatu syair ratapan mengenai Yosia. Dan sampai sekarang ini semua penyanyi laki-laki dan penyanyi perempuan menyanyikan syair-syair ratapan mengenai Yosia, dan mereka jadikan itu suatu kebiasaan di Israel. Semuanya itu tertulis dalam Syair-syair Ratapan. Selebihnya dari riwayat Yosia dan perbuatan-perbuatannya yang saleh yang sesuai dengan yang ada tertulis dalam Taurat TUHAN, yakni, riwayatnya dari awal sampai akhir, sesungguhnya semuanya itu tertulis dalam kitab raja-raja Israel dan Yehuda.” bagi kita semua bahwa Yosia mati masuk Sorga karena selama hidupnya Yosia melakukan yang saleh di hadapan ALLAH.”
image
Banyak anak TUHAN sering bertanya, bisakah orang yang mentaati Firman TUHAN memperoleh umur panjang ? Mereka bertanya begitu sebab banyak anak TUHAN yang berpikiran salah dalam menyikapi setiap kejadian yang menimpa orang yang meninggal di usia muda, menyimpulkan semua ini adalah rencana TUHAN tanpa melihat penyebab ia meninggal. Mereka menyimpulkan, kalau hidup seseorang menurut Firman TUHAN, umurnya akan pendek. Tetapi kalau hidup orang itu tidak berkenan kepada TUHAN, TUHAN akan memberikan umur panjang dengan tujuan memberinya kesempatan bertobat. Sebagai anak TUHAN, kita jangan mempercayai hal-hal demikian.
2 TAWARIKH 35 : 20 – 21 — “ Kemudian dari pada semua ini, setelah Yosia memperbaiki rumah TUHAN, majulah Nekho, raja Mesir, hendak berperang di Karkemis di tepi sungai Efrat. Yosia keluar menghadapinya. Ia mengirim utusan kepada Yosia, dengan pesan: “Apakah urusanmu dengan aku, raja Yehuda? Saat ini aku tidak datang melawan engkau, tetapi melawan keluarga raja yang sedang kuperangi. ALLAH memerintahkan aku supaya segera bertindak. Hentikanlah niatmu menentang ALLAH yang menyertai aku, supaya engkau jangan dimusnahkan-NYA!”
Kutipan ayat di atas ini dengan jelas memaparkan kecerobohan atau kesalahan Yosia sehingga berakibat sangat fatal: kematian Yosia. Yosia melakukan tindakan bodoh, menantang maut dengan memerangi raja Nekho. Padahal, TUHAN tidak menyuruhnya berperang, dan perang itu tidak ada sangkut pautnya dengan dia. Dalam hal ini, Yosia bukan melakukan tindakan dosa, sebab tidak ada larangan dari TUHAN namun juga tidak ada perintah dari TUHAN untuk melakukan tindakan tersebut. Yosia melakukan ini sesuai dengan keinginannya sendiri yang tidak jelas tujuannya. Inilah yang disebut tindakan bodoh. TUHAN memang menggerakkan Nekho (orang kafir) untuk memerangi musuh-musuhnya. Namun, jangan ikut campur persoalan orang lain kalau itu bukan urusan kita, dan TUHAN tidak memerintahkan kita untuk bertindak.
image
Ada baiknya kita sebagai anak TUHAN bisa memilah mana yang disebut tindakan bodoh, mana yang disebut dosa. Sebelumnya, kita perlu terlebih dahulu mengerti definisi perbuatan atau tindakan bodoh. Pertama, perbuatan bodoh adalah suka mencampuri urusan orang lain yang tidak ada sangkut pautnya dengan kita yang mengakibatkan kita keluar dari rencana TUHAN. Contohnya, ikut campur dalam masalah orang lain atau masalah rumah tangga saudara kita sehingga kita tidak bisa mengontrol sampai batas mana kita harus bertindak. Akibatnya, tindakan kita yang bertujuan baik malah menjadi tindakan bodoh.
Dalam Amsal 26 : 17 — “ Orang yang ikut campur dalam pertengkaran orang lain adalah seperti orang yang menangkap telinga anjing yang berlalu.” Anjing itu tidak tertangkap, malah menggigit. Menengahi atau mendamaikan orang yang bertengkar bukanlah dosa. Namun bila kita ikut campur, belum tentu dapat menyelesaikan masalah orang yang bertengkar itu. Bahkan, mungkin timbul masalah lain yang merugikan kita.
Kedua, tindakan bodoh adalah tindakan yang memiliki resiko besar, namun tindakan itu tidak melanggar Firman TUHAN. Misalnya, kita makan berlebihan yang mendatangkan resiko penyakit. Sejauh makanan itu didapat dengan halal, itu bukan dosa, tapi tindakan bodoh. Sering orang bertanya, mana ayat yang menyatakan merokok dapat dikategorikan dosa ? Merokok dapat dikategorikan perbuatan bodoh, karena dapat menyebabkan penyakit kanker dan penyakit-penyakit lainnya. Contoh tindakan bodoh lainnya adalah olahraga yang menantang maut.
2 RAJA-RAJA 20 : 1 – 2, 6 — “ Pada hari-hari itu Hizkia jatuh sakit dan hampir mati. Lalu datanglah nabi Yesaya bin Amos, dan berkata kepadanya: “Beginilah Firman TUHAN: Sampaikanlah pesan terakhir kepada keluargamu, sebab engkau akan mati, tidak akan sembuh lagi.” Lalu Hizkia memalingkan mukanya ke arah dinding dan ia berdoa kepada TUHAN: AKU akan memperpanjang hidupmu lima belas tahun lagi dan AKU akan melepaskan engkau dan kota ini oleh karena AKU dan oleh karena Daud, hamba-KU.”
Mari kita bandingkan tindakan Yosia dan Hizkia. Hizkia yang akan meninggal karena sakit diberi perpanjangan umur oleh TUHAN karena dia berdoa memohon belas kasihan TUHAN. Penyakit yang diderita Hizkia ini bukan diakibatkan Hizkia bertindak bodoh, sebab setiap manusia dapat mengalami sakit. Seandainya Hizkia tidak berdoa dan hanya pasrah saja setelah diberitahu nabi Yesaya bahwa dia akan segera meninggal, apakah itu berarti Hizkia berbuat bodoh ? Belum tentu. Tetapi TUHAN memberikan kesempatan Hizkia untuk meminta sesuatu kepada TUHAN. Sayangnya, setelah Hizkia diperpanjang umurnya oleh TUHAN, hidupnya malah menyimpang dari Firman TUHAN.
2 TAWARIKH 35 : 22 – 24 — “ Tetapi Yosia tidak berpaling dari padanya, melainkan menyamar untuk berperang melawan dia. Ia tidak mengindahkan kata-kata Nekho, yang merupakan pesan ALLAH, lalu berperang di lembah Megido. Maka pemanah-pemanah menembaki raja Yosia, dan raja berseru kepada orang-orangnya: “Bawa aku dari sini, karena aku luka parah!” Orang-orangnya mengangkatnya dari keretanya, lalu mengangkutnya dengan kereta cadangannya lalu membawanya ke Yerusalem. Kemudian matilah ia lalu dikuburkan di pekuburan nenek moyangnya. Seluruh Yehuda dan Yerusalem berkabung karena Yosia.
Suatu kejadian yang seharusnya tidak dilakukan oleh Yosia: Yosia tidak menghiraukan peringatan raja Nekho yang merupakan pesan ALLAH; Yosia tetap maju memerangi raja Nekho. Dalam hal ini kita mendapatkan pelajaran yang sangat penting agar kita menjadi lebih berhati-hati, tidak sembrono. Tindakan bodoh Yosia tidak ada untungnya bagi dirinya dan rakyatnya; tindakan itu hanya mengakibatkan kematiannya.
Disiplin dalam hidup sangat perlu bagi anak TUHAN. Berkaca pada tindakan Yosia : seandainya kita berbuat bodoh dengan menantang maut dan akhirnya meninggal, jika kita hidup sesuai Firman TUHAN kita tetap masuk Sorga. Namun, banyak kerugian yang terjadi, baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Karena itu alangkah baiknya kalau kita bukan saja mentaati Firman, namun juga mengisi hari-hari kita dengan tindakan penuh hikmat. Dengan demikian kita mempunyai kesempatan besar untuk sukses. Selain itu, kita dapat menjalankan tugas kita dengan memenangkan banyak jiwa bagi TUHAN.
image
KOLOSE 4 : 5 – 6 — “ Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap orang-orang luar, pergunakanlah waktu yang ada. Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang.”
Ayat di atas ditulis Paulus untuk menjelaskan hubungan kita dengan dengan sesama. Kalau kita tidak bijaksana dalam menjalin hubungan dengan sesama seperti Yosia yang bertindak bodoh dengan mencampuri urusan Nekho, kita akan rugi seperti Yosia yang mati muda. Paulus menasehatkan agar kita mempergunakan waktu atau kesempatan (opportunity) untuk meraih berkat berupa kesuksesan dalam bidang ekonomi, kebahagiaan keluarga, dan lain sebagainya.
Semuanya itu tidak dapat kita capai apabila kita bertindak bodoh. Paulus meneruskan nasehatnya dengan mengatakan agar kata-kata kita penuh kasih. Ini juga penting, sebab “gaya bicara” yang bodoh, antara lain judes, sering mengeluh merupakan hal yang tidak produktif dan termasuk tindakan bodoh.
Tindakan bodoh juga merupakan tindakan yang kita lakukan walaupun kita sudah tahu itu berdosa tapi tetap kita lakukan. Dan kemalasan, keteledoran, kebodohan yang disengaja juga merupakan salah satu tindakan bodoh yang membuka celah kepada iblis untuk menguasai hidup kita. Karena itu pergunakanlah hikmat yang dari atas. Gali Firman Tuhan dan penuhi pikiran dan sikap sesuai dengan Firman Tuhan.
Dengan bertindak penuh hikmat, kita tidak saja memiliki hidup kekal, namun juga dapat meraih semua berkat yang seharusnya kita terima dalam nama Tuhan Yesus.
Amin.
BERJAGA JAGALAH SENANTIASA…
image

JUST ONE TOUCH OF JESUS CHANGED IT ALL ! ( DENGAN SATU SENTUHAN TUHAN YESUS MENGUBAHKAN SEGALANYA ! )

JUST ONE TOUCH OF JESUS CHANGED IT ALL !
( DENGAN SATU SENTUHAN TUHAN YESUS MENGUBAHKAN SEGALANYA ! )
image
Suatu kali ketika Yesus mengunjungi rumah Petrus, Ibu mertua Petrus sedang sakit. Tuhan Yesus menjamah tangan  perempuan itu, dan seketika itu juga ia sembuh. ( Matius 8:14-15 )
Anda tidak usah menunggu KKR atau seseorang menumpangkan tangan atas anda, saat ini juga dimana anda berada, dalam situasi apapun juga, Yesus bisa menjamah hidup anda.
Hanya satu sentuhan dari Yesus Kristus segalanya dapat berubah ! Tidak peduli dimanapun anda berada, atau bagaimanapun keadaanmu, Tuhan tidak akan meninggalkanmu. Tuhan Yesus telah disalib untuk membayar semua yang diperlukan hanya untuk menyelamatkan jiwamu. Tidak ada masalah yang terlalu besar ataupun terlalu kecil yang Tuhan tidak dapat selesaikan. Tuhan Yesus sudah mengalahkannya semua.
image
Yohanes 16:33 (TB)  Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.”
For I have overcome the world. [I have deprived it of power to harm you and have conquered it for you.]
Yesus berkata : “Dia telah mengalahkan dunia.” HE HAS OVERCOME THE WORLD !
Artinya semua yang ada di dunia ini yang berusaha mencoba untuk mengalahkanmu dalam hidupmu, sudah dihancurkan oleh kuasa darah Yesus Kristus ! Setiap sakit-penyakit, kekurangan, kemiskinan, stres, perselisihan, depresi, kesulitan, dan gejolak dalam hidup kita telah dikalahkan ketika Yesus mati di atas kayu salib dan bangkit kembali pada hari ketiga.
Tidak ada di dunia ini yang lebih kuat dan hebat daripada Yesus Kristus. Oleh karena itu, ketika Anda menjadi bagian dari Kerajaan Allah, Anda diberi hak yang sama dengan Yesus. Jadi Anda juga telah mengalahkan dunia.
image
Markus 5:28-34 (TB)  Sebab katanya: “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.”
Seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan ia merasa, bahwa badannya sudah sembuh dari penyakitnya.
Pada ketika itu juga Yesus mengetahui, bahwa ada tenaga yang keluar dari diri-Nya, lalu Ia berpaling di tengah orang banyak dan bertanya: “Siapa yang menjamah jubah-Ku?”
Murid-murid-Nya menjawab: “Engkau melihat bagaimana orang-orang ini berdesak-desakan dekat-Mu, dan Engkau bertanya: Siapa yang menjamah Aku?”
Lalu Ia memandang sekeliling-Nya untuk melihat siapa yang telah melakukan hal itu.  Perempuan itu, yang menjadi takut dan gemetar ketika mengetahui apa yang telah terjadi atas dirinya, tampil dan tersungkur di depan Yesus dan dengan tulus memberitahukan segala sesuatu kepada-Nya.
Maka kata-Nya kepada perempuan itu: “Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!”
Wanita dengan penyakit pendarahan seumur hidup dalam Markus 5, sangat yakin bahwa ia hanya membutuhkan “HANYA SATU SENTUHAN” … Hanya satu sentuhan dan saya akan menjadi utuh lagi.” JUST ONE TOUCH !
image
Hanya dengan satu sentuhan Tuhan dalam hidup anda dapat mengubah segalanya ! Saya percaya hari ini juga, satu sentuhan Tuhan Yesus dalam hidup anda dapat mengubah situasi yang sedang engkau alami.
Tuhan Yesus aku percaya, ketika Engkau turut bekerja, mujizat terjadi; hari ini satu sentuhanMu akan mengubah hidupku selamanya.
YESUS ku luarbiasa…. Berjaga-jagalah dengan menjalin keintiman dengan Tuhan.
image

Ketika Tuhan Kita Dihina

Well guys, belakangan ini banyak dari kita yang menemukan tulisan-tulisan yang menjurus ke arah penghinaan kepada Tuhan kita Yesus Kristus, khususnya di media sosial entah itu facebook, twitter, path dan lain-lain, baik dalam bentuk postingan, meme, atau status-status yang buat kita panas waktu ngeliat dan ngebacanya.

Apa sih tujuannya?

Tujuan mereka sebenernya simple, mau bikin kita anak-anak Tuhan marah. Parahnya lagi banyak dari kita yang kalo udah marah suka kelewat batas sampe-sampe balas hinaan mereka dengan kata-kata yang lebih kotor dan jahat dan pada akhirnya kita masuk ke perangkap si iblis yang mau menjerumuskan kita ke dalam dosa, yaitu dosa kebencian.

Memang terkadang sangat menjengkelkan dan bener-bener bikin emosi kalo lihat atau baca penghinaan mereka terhadap Tuhan Yesus, tapi sebagai anak-anak Tuhan apa boleh kita kembali menghina dan membalas mereka?
Jelas tidak. Karena Tuhan Yesus sendiri pun tidak pernah menghina orang yang menghina Nya
So, apakah kita harus diam saja dikala Tuhan kita dihina?
Tentu juga tidak

Jadi kita harus gimana menghadapi orang-orang semacam ini?

Tuhan Yesus berkata dalam Lukas 6:27-28
"Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu;
mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu
Dalam Lukas 6:27-28 Tuhan Yesus memberitahukan bagaimana kita harus hidup bersama dengan orang lain.
Mengasihi musuh kita bukan berarti mengasihi secara emosional, melainkan menunjukan perhatian dan keprihatinan yang tulus terhadap kebaikan dan keselamatan kekal mereka. Karena kita tahu betapa dahsyatnya nasib mereka yg melawan Allah di hari penghakiman nanti, kita sebagai anak-anak terang harus mendoakan mereka dan berupaya membalas kejahatan dengan kebaikan untuk membawa mereka kepada Yesus.

Guys, Tuhan adalah kasih, hampir di seluruh Injil Tuhan Yesus menunjukan kasih-Nya bukan hanya bagi mereka yang begitu mengasihi Dia melainkan juga bagi mereka yang membeci dan berusaha menyalibkan-Nya.
Dia tahu bahwa hukum yang terutama yang mencakup seluruh Kitab Taurat dan Kitab Nabi-Nabi adalah kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri dan Dia berhasil melakukan firman itu.
Masih ingatkah kita dengan kisah Yesus menyebuhkan telinga hamba imam besar yang diserang oleh Petrus hingga putus ketika mereka ingin menangkap Yesus?
Bahkan di saat2 terakhir pun Yesus masih menunjukan kasihnya dengan minta kepada Bapa untuk mengampuni mereka yg menyalibkan Dia
Lukas 23:34
Yesus berkata: "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat." Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya.

Sudah seharusnya kita sebagai pengikut Tuhan Yesus melakukan juga apa yang dilakukan oleh-Nya karena itulah yang menjadi pembeda kita dengan manusia-manusia dunia.
Bukankah kita garam dan terang dunia?

So, kali lain kali ketemu sama hal-hal seperti itu lagi jangan dibalas tapi berdoalah buat mereka yang menghina Tuhan kita, siapa tau dari benci malah jadi cinta ^_^.
Gbu

Jumat, 20 November 2015

PERINGATAN SERIUS BAGI MEMPELAI KRISTUS AGAR MENJADI SIAP DAN DIPERSIAPKAN UNTUK PENGANGKATAN GEREJA

PERINGATAN SERIUS BAGI MEMPELAI KRISTUS AGAR MENJADI SIAP DAN DIPERSIAPKAN UNTUK PENGANGKATAN GEREJA
image
Pesan-pesan Nabi datang dari seluruh dunia, bahwa umat Tuhan harus bersiap-siap untuk kedatangan Tuhan.
Melalui penglihatan, nubuatan, kunjungan dan tanda-tanda, Yesus telah memberikan banyak peringatan kepada dunia bahwa ada sedikit waktu yang tersisa. Tetapi hanya sedikit yang mendengarkan dan bersiap-siap.
Karena itu, ketika Tuhan benar-benar datang, sedikit saja yang akan siap, dan kebanyakan orang, bahkan kebanyakan orang Kristen, akan TERTINGGAL!
Beberapa penglihatan kenabian, bahkan telah menunjukkan seluruh jemaat tertinggal!
Dimana tidak satu pun anggota diambil! Kecuali anak-anak.
Banyak orang Kristen yang akan kebingungan ketika mereka mendapati diri mereka ditinggalkan.
Mereka tidak akan percaya bahwa itu telah terjadi pada mereka.
Banyak gereja yang tidak mempersiapkan jemaat mereka siap untuk pengangkatan. Topik pengangkatan, Akhir Zaman dan kesusahan, jarang dibahas dalam khotbah mereka. Dan banyak anggota jemaat tahu sedikit mengenai hal itu.
Untuk alasan ini, akan ada kemarahan yang besar terhadap pendeta dan pemimpin gereja oleh orang-orang Kristen yang tertinggal.
Mereka akan disalahkan karena tidak mempersiapkan anggota mereka.
Di banyak gereja, itu sangat menyenangkan, menghibur dan banyak orang Kristen yang merayakannya, sementara mereka seharusnya bertobat. Khotbah tidak membawa mereka kepada pertobatan yang penuh penyesalan dan kesedihan.
Tidaklah mudah untuk diangkat. Seperti persiapan Ratu Ester, butuh waktu serius dan dedikasi untuk mempersiapkan dirinya untuk pernikahan.
Siap untuk Yesus, dibutuhkan kepasrahan dan ketaatan kepada Yesus Kristus.
Pertobatan setiap hari dan pembasuhan diperlukan untuk mempersiapkan diri untuk Tuhan. Anda harus rajin bertanya kepada Tuhan apakah ada sesuatu dalam hidup Anda yang perlu diubah. Jangan hanya berasumsi bahwa saudara sudah siap, tetapi berdoa dan carilah tahu!
Dalam kitab Matius, Yesus berkata bahwa siapa pun yang tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.
Ambil salibmu berarti menyerahkan hidup saudara kepada Tuhan. Dan ini diperlukan untuk menjadi Mempelai Kristus.
Pengangkatan akan memisahkan mereka yang mengenal Tuhan dalam Roh dan Kebenaran, dari mereka yang mengenal Tuhan hanya dengan tradisi dan bentuk. Seluruh dunia akan melihat siapa yang berpura-pura!
Dalam kitab Matius pasal 7, Yesus berkata, banyak orang akan berseru kepada-Ku pada hari itu, Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”
Setelah sangkakala memanggil, maka akan terlambat untuk bertobat! Banyak yang akan mencobanya dengan sia-sia, Mengatakan bahwa mereka meminta maaf, dan memohon Yesus untuk membawa mereka. Tapi itu akan sia-sia! Yesus telah mengatakan berulang kali, Dia hanya bisa mengambil orang-orang yang siap dan hidup Kudus ke dalam Kerajaan-Nya.
Waktu untuk bertobat adalah sekarang! Bukan setelahnya.
Orang-orang yang tidak ikut dalam Pengangkatan sayangnya akan pergi melalui kesusahan besar!
Tentang kesengsaraan besar Yesus berkata, Maka akan ada siksaan yang dahsyat yang belum pernah terjadi dari awal dunia sampai sekarang, dan tidak akan pernah terjadi lagi.
Kesengsaraan Besar akan menjadi masa penganiayaan. Seperti kata Yesus, Kemudian kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan dihukum mati. Dan kamu akan dibenci semua bangsa oleh karena Aku.
Ini akan menjadi waktu kejatuhan. Seperti Yesus berkata, Karena meningkatnya kejahatan dan cinta kebanyakan orang akan menjadi dingin.
Ini akan menjadi saat Perang dan Kehancuran, di mana bangsa akan bangkit melawan bangsa.
Ini akan menjadi waktu yang langka dan sulit mencari kebutuhan. Dalam kitab Wahyu, diberitahukan bahwa itu akan mengambil upah satu hari, hanya untuk mendapatkan makanan yang cukup untuk satu hari.
Dalam Kesengsaraan Besar, akan ada tatanan sosial yang mengalami kerusakan yang cepat.
Dan KERUSUHAN akan menyebar ke seluruh dunia. Karena banyak roh-roh jahat yang terikat, akan dilepas ke Bumi.
Ini adalah di mana masing-masing orang memikirkan dirinya sendiri. Kesengsaraan Besar, bagaimanapun harus dihindari.
Jadi bagaimana kita bersiap-siap sekarang? Apa yang harus kita lakukan untuk mempersiapkan?
Kita harus tahu bahwa Yesus akan datang kembali untuk Mepelai wanita yang Indah, Suci, dan Kudus! Seperti yang disebutkan dalam kitab Efesus, Ia mencari gereja yang cemerlang, tanpa cacat cela dan kerutan atau yang serupa lainnya. Kudus dan tak bercacat.
Yesus TIDAK datang kembali untuk seorang pelacur, yang menikah dengan dunia.
Dalam buku Surga Itu Nyata, oleh Choo Thomas. Yesus menyatakan, bahwa hanya yang MURNI dan TAAT yang akan diambil.
Menjadi MURNI itu berarti menjaga diri jauh dari Kecanduan, Hawa Nafsu, dan segala macam keinginan duniawi.
Dan dengan menjadi taat, itu berarti, bahwa kita melakukan apa yang Firman Tuhan katakan kepada kita. Seperti apa yang sudah dikatakan oleh Yesus, Sekarang kamu tahu semua hal ini, kamu akan diberkati JIKA kamu melakukannya.
Mereka yang ingin siap untuk Yesus, harus menempatkan Tuhan Yesus pertama dalam segala hal dalam hidup mereka. Tidak ada lagi yang harus memiliki prioritas lebih tinggi daripada Yesus.
Kita harus ingat apa yang dikatakan dalam Ibrani pasal 12. Tanpa Kekudusan, tidak seorangpun akan melihat Tuhan.
Ayat ini dari Yesus, ditemukan dalam Matius pasal 5 jarang disebutkan di dalam gereja. Ia mengatakan, Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Oleh karena itu, jika saudara tidak setidaknya melakukan apa yang mereka lakukan dalam mematuhi perintah-perintah Tuhan, SAUDARA TIDAK AKAN SIAP!
Firman Tuhan sudah jelas, bahwa sulit untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah.
Jika saudara tidur dengan pacar laki-laki atau perempuanmu, SAUDARA TIDAK AKAN SIAP!
Jika saudara diam-diam menonton pornografi, SAUDARA TIDAK AKAN SIAP!
Jika saudara Duniawi atau suam-suam kuku, SAUDARA TIDAK AKAN SIAP!
Jika saudara menyimpan kebencian atau tidak mengampuni yang bersalah dalam hati saudara, SAUDARA TIDAK AKAN SIAP!
Jika saudara melakukan segala bentuk penyembahan berhala, Berdoa kepada patung atau Berdoa kepada orang kudus, SAUDARA TIDAK AKAN SIAP!
Jika saudara menodai hari Tuhan dan tidak menjaga hari kudus-Nya, jika saudara melakukan pekerjaan atau melakukan bisnis pada hari-Nya, SAUDARA TIDAK AKAN SIAP!
Ingat perumpamaan tentang Gadis Bodoh, jik lampu saudara tidak penuh minyak, dan menyala terang, SAUDARA TIDAK AKAN SIAP!
Jika saudara adalah seorang Kristen yang telah kehilangan garamnya, hidup seperti orang dunia yang lainnya, SAUDARA TIDAK AKAN SIAP!
Isu penting lainnya adalah UANG. Dibutuhkan uang untuk Amal, dan untuk mewartakan Injil keluar.
Tetapi banyak orang Kristen yang mengabaikan Persepuluhan dan Persembahan.
Akibatnya ada banyak orang di seluruh dunia yang belum pernah mendengar Injil!
Karena orang-orang dan sumber dayanya tidak dapat diutus keluar.
Kerugiannya ada pada jiwa-jiwa!
Juga, ada banyak orang meninggal di seluruh dunia karena beberapa orang Kristen tidak memberikan uang mereka.
Jika saudara mencuri Persepuluhan dan Persembahan Tuhan … SAUDARA TIDAK AKAN SIAP!
Mari kita lihat perumpamaan tentang perjamuan besar, dari Lukas pasal 14.
Dalam perumpamaan yang disampaikan Yesus, dapat kita melihat bahwa ada tiga alasan di mana orang-orang tidak siap untuk perjamuan.
Ada seorang mengadakan perjamuan besar dan ia mengundang banyak orang. Menjelang perjamuan itu dimulai, ia menyuruh hambanya mengatakan kepada para undangan: Marilah, sebab segala sesuatu sudah siap. Tetapi mereka bersama-sama meminta maaf. Yang pertama berkata kepadanya: Aku telah membeli ladang dan aku harus pergi melihatnya; aku minta dimaafkan.
Yang lain berkata: Aku telah membeli lima pasang lembu kebiri dan aku harus pergi mencobanya; aku minta dimaafkan. Yang lain lagi berkata: Aku baru kawin dan karena itu aku tidak dapat datang. Maka kembalilah hamba itu dan menyampaikan semuanya itu kepada tuannya. Lalu murkalah tuan rumah itu dan berkata kepada hambanya: Pergilah dengan segera ke segala jalan dan lorong kota dan bawalah ke mari orang-orang miskin dan orang-orang cacat dan orang-orang buta dan orang-orang lumpuh. Kemudian hamba itu melaporkan: Tuan, apa yang tuan perintahkan itu sudah dilaksanakan, tetapi sekalipun demikian masih ada tempat. Lalu kata tuan itu kepada hambanya: Pergilah ke semua jalan dan lintasan dan paksalah orang-orang, yang ada di situ, masuk, karena rumahku harus penuh. Sebab Aku berkata kepadamu: Tidak ada seorangpun dari orang-orang yang telah diundang itu akan menikmati jamuan-Ku.”
Apa tiga alasan orang tidak datang?
Alasan # 1
Ladang. Dengan kata lain PROPERTI SAYA
BARANG-BARANG SAYA lebih penting daripada pesta Anda!
Alasan # 2
Sapi saya. Dengan kata lain, PEKERJAAN SAYA
Saya terlalu sibuk dengan karir saya, untuk peduli dengan perjamuan Anda!
Alasan # 3
ISTRIKU! Dengan kata lain, HUBUNGAN SAYA
Istri saya, Keluarga dan Teman lebih penting daripada pesta Anda!
Karena alasan-alasan yang sangat banyak inilah maka orang-orang akan melewatkan Perjamuan Besar Tuhan Yesus! Pernikahan Anak Domba.
Bersiap untuk Pengangkatan, saudara harus TIDAK BOLEH jatuh tertidur secara rohani, di saat-saat terakhir. Yesus berkata, itu akan baik bagi seorang hamba yang didapati tuannya sedang melakukan pekerjaan-nya, ketika ia kembali.
Tetap terfokus pada Yesus! Jangan terganggu pada saat-saat terakhir! Ada ribuan gangguan yang dapat menyebabkan saudara tidak siap.
Jangan jatuh ke dalam pencobaan dan berkompromi dengan dosa di saat-saat terakhir. Yesus berkata, Berdoalah agar saudara tidak akan jatuh ke dalam pencobaan.
Ingatlah akan isteri Lot.
Dia meninggalkan Sodom. Istri Lot hampir mencapainya titik aman. Tapi di saat-saat terakhir dia berbalik kembali ke Sodom.
Jangan menjadi seperti dia! Pada saat Tuhan belum kembali, jangan kembali ke dunia!
Jangan menyerah selama putaran akhir dari perlombaan!
Tetap berdoa di saat-saat terakhir.
Yesus memperingatkan kita dalam Lukas 21, BERJAGA-JAGA dan BERDOA, agar kamu dapat luput dari semua yang akan terjadi dan agar kamu dapat berdiri di hadapan Anak Manusia.
Jangan mengabaikan panggilan saudara! Yesus berkata, tidak ada orang yang membajak dan melihat ke belakang lagi yang cocok untuk melayani dalam Kerajaan Allah.
Yesus adalah Tuhan dengan Kemauan yang besar. Kita tidak boleh mengabaikan atau mengacuhkan keinginannya yang besar. Apa yang Dia inginkan dengan penuh gairah?
Yesus sangat ingin jiwa-jiwa diselamatkan dari neraka! Hati-Nya hancur untuk setiap jiwa yang hilang. Dan Dia melakukan segala sesuatu yang Dia bisa untuk menyelamatkan manusia.
Jika kita mengabaikan keinginan-Nya, dan tidak repot-repot untuk menyaksikan kepada jiwa yang terhilang, maka kita mengabaikan Gairah-Nya!
Setiap orang Kristen harus melakukan bagian mereka untuk membangun Kerajaan Allah.
Pesta Perjamuan Anak Domba akan menjadi perayaan yang terbaik di Surga! Tapi waktu terburuk di Bumi. Ini adalah pesta yang tidak boleh dilewatka oleh orang Kristen.
Banyak orang telah mencoba untuk memprediksi tanggal kedatangan Tuhan. Namun prediksi ini belum terwujud. Alkitab berkata dengan jelas bahwa tidak ada yang tahu tanggal atau jamnya. Banyak nabi di zaman sekarang ini telah mempertanyakan Tuhan tentang waktu kedatangan-Nya kembali. Namun Ia tidak memberi mereka waktu.
Yesus berkata, Ia akan datang kembali seperti pencuri di malam hari. Pada saat yang tidak diharapkan oleh orang-orang.
Ayat ini dari Wahyu 16, menyebutkan… Lihatlah, Aku datang seperti pencuri. Berbahagialah dia, yang berjaga-jaga dan yang memperhatikan pakaiannya, supaya ia jangan berjalan dengan telanjang dan jangan kelihatan kemaluannya. .
Saat ini, Tuhan menahan banyak kejahatan agar tidak terjadi di Bumi ini.
Setelah Yesus membawa pergi Mempelai-Nya, TANGAN Tuhan yang menahan itu akan diambil!
Ayat ini dari 2 Tesalonika, menjelaskan bagaimana hal ini akan terjadi.
Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan. Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan.
Dengan perginya Mempelai Kristus dan disingkirkan Tangan yang menahannya, dunia akan dengan cepat menjadi gelap gulita!
Kitab Wahyu memperingatkan kita tentang Kebangkitan Anti-Kristus dan tanda binatang 666.
Akan jauh lebih sulit untuk mengikuti Tuhan, setelah pengangkatan.
Karena selama kesusahan, mengikut Tuhan bayar harganya adalah nyawa mereka.
Seperti dikatakan dalam Wahyu 13:07, Dan ia (binatang itu) diperkenankan untuk berperang melawan orang-orang kudus dan untuk mengalahkan mereka; dan kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa. .
Banyak orang akan disiksa untuk menerima tanda binatang 666, dan banyak orang akan dibunuh karena menolak itu. Tapi menolak tanda binatang 666 akan benar-benar penting agar seseorang dapat DISELAMATKAN. Karena TIDAK ADA PENGAMPUNAN, TIDAK ADA KESEMPATAN KEDUA, bagi siapa saja yang mengambil tanda binatang 666, di tangan mereka atau di dahi mereka. Mereka menjadi milik binatang itu, bukan Tuhan. Mereka akan dikirim ke neraka.
Ini akan menjadi waktu Pengkhianatan yang besar!
Seperti dikatakan dalam kitab Matius, Orang akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah akan anaknya. Dan anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka.
Tapi dia yang berdiri teguh sampai akhir kita akan diselamatkan! Tetap setia kepada Tuhan dalam masa-masa sulit, akan menjadi hal penting bagi keselamatan seseorang.
Selama masa kesusahan, Murka Tuhan akan dicurahkan ke atas Bumi!
Dunia ini dihakimi karena semua kejahatan yang telah dilakukan.
Hal ini menyebabkan malapetaka di seluruh dunia dan kehancuran. Banyak jiwa akan hilang, dan akan ada penderitaan besar.
Seberapa buruk hal itu? Yesus berkata, jika hari-hari itu tidak dipersingkat, maka tidak ada yang akan selamat.
Banyak orang yang mengabaikan peringatan Tuhan hari ini, dan akan menjadi orang-orang yang sama yang mengutuk Tuhan saat penghakiman-Nya datang ke atas bumi.
Kebanyakan orang Kristen akan keluar dari Kesusahan Besar. Seperti yang bisa kita lihat dari kitab Wahyu pasal 7.
Bunyinya adalah: Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba …
Inilah mereka yang telah keluar dari masa Kesengsaraan Besar. Mereka telah membasuh jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba.
Ada takhta-takhta yang disiapkan bagi mereka yang setia berhasil melalui masa Kesengsaraan Besar.
Mari kita baca dari Wahyu pasal 20 Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun.
Dengan semua perkataan ini,
APA YANG PERLU KITA LAKUKAN?
BERSIAPLAH!
Oleh Hamba Tuhan – Author Unknown